Bagaimana Cara Inkjet Printer Bekerja?

Setelah melihat cara kerja dari mesin cetak tradisional. Mari kita bandingkan cara kerjanya dengan mesin cetak digital. Mesin cetak digital menggunakan inkjet printer yang saat ini sudah banyak digunakan.

Printer Inkjet merupakan hasil evolusi dari printer dot-matrix. Printer ini tidak menggunakan jarum metal tetapi menggunakan ribuan tembakan yang sangat kecil untuk membakar titik dengan tinta pada kertas. Tulisan atau gambar yang dicetak terbuat dari gabungan titik-titik sama seperti printer dot-matrix. Ukuran titik tersebut sangat kecil sehingga kita tidak dapat melihatnya. Setiap jenis printer inkjet membakar tinta dengan cara yang berbeda-beda.

klikprint-valentine-promo

Butuh print poster, brosur, spanduk, x-banner, kartu nama, dll tapi lagi malas keluar rumah? Kini nggak perlu ribet-ribet buat cetak digital segala kebutuhan anda. Klikprint hadir sebagai solusi cetak digital online yang sangat mudah, cepat dan dengan harga yang terjangkau. Mumpung lagi ada promo nih! Klik di sini untuk info lebih lanjut.

Pada printer Canon, tinta dibakar dengan memanaskannya sehingga tinta keluar menyentuh kertas dalam bentuk gelembung-gelembung. Karena itulah Canon menjual printer dengan nama Bubble Jet. Epson mencetak dengan cara yang berbeda. Epson menggunakan sebuah efek yang disebut piezoelecticity. Arus listrik kecil yang dikontrol oleh sebuah lingkaran listrik di dalam printer membuat sebuah miniatur kristal yang berguncang ke depan dan ke belakang sehingga membakar tinta. Mudahnya, kita bisa melihat inkjet printer sebagai sebuah regi tembak yang memberikan tembakan berupa titik-titik tinta pada kertas setiap detik.

Mari kita lihat lebih detil bagaimana bagaimana pipa semprot dari kedua jenis printer ini bekerja:

Bubble Jet Canon

  1. Di bawah perintah dari komputer, lingkaran listrik pada printer menentukan pipa semprot mana yang harus dibakar untuk mencetak tulisan atau gambar pada poin tertentu pada halaman cetak. Ratusan pipa semprot terlibat dalam membuat sebuah karakter dan setiap pipa tersebut hanya setebal sepuluh lembar rambut manusia.
  2. Lingkaran listrik mengaktifkan setiap pipa semprot dengan melewatkan aliran listrik pada sebuah resistor kecil di dalamnya.
  3. Ketika listrik mengalir melalui resistor, panas akan meningkat.
  4. Panas dari resistor akan mendidihkan tinta di dalam pipa dengan cepat setelahnya
  5. Saat tinta mendidih, tinta berubah menjadi gelembung-gelembung uap. Gelembung-gelembung tersebut meluas secara besar-besaran.
  6. Ketika gelembung-gelembung itu muncul, gelembung tersebut menyemprotkan tinta pada halaman cetak dalam bentuk titik.
  7. Gelembung yang jatuh membentuk vakum parsial di dalam pipa semprot yang menarik tinta lebih banyak sehingga printer siap untuk mencetak dengan titik berikutnya.
  8. Sementara seluruh bagian kepala dari printer (bagian berwarna orange terang) bergerak ke samping untuk mencetak karakter (tulisan/gambar) berikutnya.

Ink Jets

  1. Sebuah tangki berisi tinta (hitam) menyuplai dispenser tinta melalui tabung kecil dengan tindak kapiler
  2. Tetesan tinta dari tangki menunggu di ujung dari tabung tersebut
  3. Ketika lingkar cetak ingin membakar tetesan tinta, lingkaran cetak memberikan energi kepada 2 kontak listrik (merah) yang melekat pada kristal piezoelectric
  4. Kristal piezoelectric yang mendapatkan energi (merah gelap) bergerak keluar (ke arah kanan pada gambar)
  5. Kristal piezoelectric menindih selaput (biru gelap), mendorongnya ke arah kanan
  6. Selaput tersebut mendorong lubang dispenser tinta (hijau) dan meningkatkan tekanan pada lubang tersebut
  7. Tekanan mendorong tetesan tinta yang menunggu diujung tabung untuk keluar dan jatuh pada kertas.

Cara kerja yang memanfaatkan panas dan menggunakan titik-titik kecil yang sangat banyak inilah yang membuat printer menggeser penggunaan mesin-mesin percetakan tradisional. Dengan metode ini, percetakan dapat dilakukan dengan cepat.

So, tunggu apalagi ? Penuhi kebutuhan cetak anda bersama kami! Kunjungi www.klikprint.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.