Kertas, dari mana Asalnya?

Kertas sudah menjadi barang yang tidak bisa kita lepaskan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam dunia percetakan, kertas menjadi bahan baku utama. Tidak dapat dibayangkan jika hari ini tidak ada kertas yang dapat kita gunakan untuk menulis ataupun mencetak informasi penting. Mungkin kita masih menggunakan batu seperti pada jaman purba, atau bambu yang sangat kaku dan keras, atau bahkan kulit lembu atau kambing yang harganya sangat mahal. Dengan bahan yang tebal serta keras akan sulit untuk melakukan penulisan ataupun percetakan. Karena itu penemuan kertas benar-benar menjadi sebuah jawaban bagi kebutuhan semua lini kehidupan di seluruh dunia, khususnya dalam hal ini, industri percetakan. Namun, tanpa perkembangan teknologi yang pesat, akan sulit untuk menghasilkan kertas. Seiring dengan berjalannya waktu ditemukan proses pembuatan kertas dengan mesin pembuat kertas.

Kertas yang kita gunakan sehari-hari untuk mencetak informasi berasal dari serat kayu di buat dengan teknologi mesin kertas modern. Namun sebelum masuk ke mesin, pembuatan kertas yang berasal dari serat kayu tentu dimulai dengan pemilihan kayu dari hutan.  Terdapat beberapa tahap awal dalam pembuatan kertas, sebagai berikut :

klikprint-valentine-promo

Butuh print poster, brosur, spanduk, x-banner, kartu nama, dll tapi lagi malas keluar rumah? Kini nggak perlu ribet-ribet buat cetak digital segala kebutuhan anda. Klikprint hadir sebagai solusi cetak digital online yang sangat mudah, cepat dan dengan harga yang terjangkau. Mumpung lagi ada promo nih! Klik di sini untuk info lebih lanjut.

  1. Kayu yang telah dipilih dipotong-potong, hasil potongan ini dikenal dengan nama log. Log kemudian disimpan selama beberapa waktu untuk melunakkannya.
  2. Pembuangan kulit pada kayu menggunakan mesin atau yang disebut De Barker
  3. Kayu dipotong menjadi bagian yang lebih kecil sehingga menjadi chip. Proses ini dilakukan dengan mesin chipping. Chip yang sesuai dengan ukuran akan digunakan selanjutnya untuk pembuatan kertas, sementara yang tidak akan diproses ulang.
  4. Kayu terdiri dari serat kayu (yang merupakan bahan utama pembuatan kertas) dan lignin. Chip dimasukkan dalam digester yang berfungsi memisahkan serat kayu dan liginin. Proses ini dapat dilakukan dengan 2 macam cara yaitu chemical pulping process dan mechanical pulping process. Hasil dari proses ini disebut pulp (bubur kertas) yang nantinya akan dimasukkan dalam proses pembuatan kertas.

Setelah menjadi pulp, barulah proses pembuatan kertas yang sebenarnya dimulai. Pulp akan dipersiapkan terlebih dahulu dengan menambahkan pewarna kertas (dye), zat retensi, dan filler untuk mengisi pori-pori pada serat kayu). Campuran ini disebut stok campuran. Sementara tahap ini dinamakan stock preparation.

Stok campuran ini kemudian dibersihkan terlebih dahulu dengan sebuah alat yang disebut cleaner sebelum pada akhirnya masuk ke headbox. Head box berfungsi untuk meletakan stok campuran di atas fourdinier table sehingga stok campuran itu berbentuk seperti lembaran kertas. Di atas fourdinier, air dalam stok campuran dibuang sehingga dihasilkan lembaran kertas basah yang kepadatannya sekitar 20%.

Setelah itu, kertas basah akan melewati proses pembuangan air kembali pada press part sehingga kadar kepadatannya mencapai 50%. Cara kerja dari press part  ini adalah dengan memasukkan kertas pada 2 rol yang berputar. Satu rol pada bagian atas diberi tekanan sehingga air keluar dari kertas basah.

Hasil dari press part ini akan masuk ke bagian pengering atau dryer.  Dengan melewati dryer, kertas basah akan semakin kering hingga kadar airnya tinggal 6%. Hasil dari dryer digulung di pop reel sehingga membentuk sebuah gulungan kertas yang besar. Gulungan kertas yang besar ini kemudian dipotong-potong sesuai dengan ukuran yang diminta oleh konsumen.

Inilah proses pembuatan kertas yang kita gunakan sehari-hari baik untuk menulis maupun untuk mencetak informasi. Kertas dapat dibuat dalam berbagai ukuran dan berbagai jenis ketebalan sesuai dengan permintaan dari konsumen.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.