Sejarah ditemukannya Kertas

Kertas menjadi sebuah media tulis yang dipakai di seluruh dunia saat ini. Fungsinya diperlukan hampir di seluruh bidang. Siapa yang tidak butuh kertas? Mulai dari rumah tangga, dunia pendidikan, bisnis apalagi bisnis percetakan, baik itu cetak offset maupun cetak digital, industri apapun membutuhkan kertas. Tidak dapat dibayangkan jika hari ini kita masih menggunakan batu seperti pada jaman purba untuk menulis atau mencetak sebuah informasi. Kertas rupanya telah memegang fungsi penting dalam kehidupan masyarakat di seluruh dunia. Siapa yang tidak tahu benda bernama kertas di zaman ini?

Sayangnya tidak banyak yang tahu, bagaimana sejarah ditemukannya kertas. Ada baiknya sebelum kita mengetahui lebih dalam mengenai percetakan digital (digital printing), cetak murah, cetak cepat, dan sebagainya, kita mempelajari terlebih dahulu sejarah penemuan kertas. Kertas tidak ditemukan begitu saja. Sebelum kertas ditemukan, orang-orang di berbagai benua menggunakan bahan yang berbeda-beda untuk menulis. Di China, orang menggunakan bambu sebagai media tulis. Tentu saja, media tulis ini terasa sangat kaku dan berat. Lain halnya dengan orang-orang di belahan bumi bagian barat. Mereka menggunakan kulit kambing atau lembu sebagai media tulis. Sudah tentu, harganya sangat mahal. Peradaban Mesir Kuno juga berkontribusi dalam proses perkembangan dari media tulis dengan ditemukannya papirus yang digunakan pada masa pemerintahan Firaun, yang kemudian penggunaannya menyebar ke seluruh Timur Tengah sampai Romawi, Laut Tengah, bahkan seluruh Eropa. Papirus inilah yang kemudian menjadi asal kata  “paper” dalam bahasa Inggris. Meski begitu meluas, penggunaan papirus juga tetap dirasa mahal.

klikprint-valentine-promo

Butuh print poster, brosur, spanduk, x-banner, kartu nama, dll tapi lagi malas keluar rumah? Kini nggak perlu ribet-ribet buat cetak digital segala kebutuhan anda. Klikprint hadir sebagai solusi cetak digital online yang sangat mudah, cepat dan dengan harga yang terjangkau. Mumpung lagi ada promo nih! Klik di sini untuk info lebih lanjut.

Berdasarkan catatan sejarah, negara yang menyumbangkan kontribusi besar khususnya bagi percetakan adalah negara cina. Kertas yang kita gunakan hari ini baik untuk kebutuhan sehari-hari, perkantoran, sekolah, hingga bisnis percetakan digital, percetakan offset, cetak cepat, dan sebagainya ditemukan oleh Ts’ai Lun. Kertas yang ditemukan oleh Tsai Lun pada mulainya menggunakan bahan baku bambu pada tahun 101 masehi. Pada saat itu, Ts’ai Lun memperlihatkan contoh kertas kepada Kaisar Ho Ti. Pada abad ke-2, penggunaan kertas penemuan Ts’ai Lun ini mulai menyebar di seluruh China. Dengan penemuan ini, China mampu mengekspor kertas ke seluruh Asia. Sebab, mereka merahasiakan cara pembuatan kertas ini cukup lama.

Pada Abad ke 751 Masehi, Pasukan Dinasti Tang mengalami kekalahan pada pertempuran di Sungai Talas melawan kerajaan Arab di bawah pemerintahan Abbasiyah. Akibatnya, para pembuat kertas Cina ditawan oleh orang-orang Arab, sehingga dengan mereka mempelajari cara pembuatan kertas dan wilayah Bagdad dan Sarmarkand pun menjadi produsen kertas. Sampai akhirnya, seluruh wilayah Arab mengetahui teknik pembuatan kertas. Barulah pada abad ke-12, orang-orang Eropa memperlajari cara pembuatan kertas, khususnya setelah Perang Salib.

Pemakaian kertas akhirnya semakin berkembang ke seluruh dunia dan digunakan hingga hari ini setelah penemuan mesin cetak modern oleh Gutenberg. Gutenberg inilah sosok yang berjasa khususnya bagi bisnis percetakan saat ini mulai dari cetak sablon, cetak offset, hingga yang sedang popular saat ini yaitu cetak digital / digital printing yang dapat melakukan cetak cepat dan cetak murah. Selanjutnya, sejarah penemuan mesin cetak ini akan dibahas pada artikel lainnya.

Referensi : Dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.